Category: TUTORIAL

  • Perbedaan SEO On Page dan SEO Off Page, Lengkap dengan Contohnya!

    perbedaan 
seo on page dan seo off page

    Kalau kamu lagi belajar digital marketing, pasti sering dengar istilah SEO On Page dan SEO Off Page, kan? Dua istilah ini sering banget muncul barengan, tapi banyak orang yang masih bingung bedanya apa dan mana yang harus diprioritaskan duluan. Nah, biar kamu nggak bingung lagi, yuk kita bahas satu per satu secara simpel!

    Apa Itu SEO?

    Sebelum masuk ke perbedaan, kamu perlu tahu dulu apa itu SEO (Search Engine Optimization).

    SEO adalah strategi untuk mengoptimalkan website supaya bisa muncul di posisi atas hasil pencarian Google. Tujuannya tentu supaya website kamu lebih mudah ditemukan oleh orang yang lagi mencari produk, jasa, atau informasi yang relevan.

    Nah, SEO dibagi jadi dua jenis utama:

    1. SEO On Page → optimasi yang dilakukan di dalam website kamu. 
    2. SEO Off Page → optimasi yang dilakukan di luar website kamu. 

    Keduanya saling melengkapi, ibarat dua sisi mata uang. Tanpa salah satunya, hasil SEO kamu bisa kurang maksimal.

    SEO On Page: Optimasi dari Dalam Website

    SEO On Page adalah semua hal yang kamu lakukan langsung di dalam website supaya lebih ramah di mata Google dan lebih nyaman buat pengunjung.

    Bayangin website kamu seperti toko. Nah, SEO On Page ini ibarat kamu menata isi toko supaya pengunjung betah dan Google tahu kamu jual apa.

    Hal-Hal yang Termasuk SEO On Page:

    1. Judul Halaman (Title Tag)
      Harus memuat kata kunci utama supaya Google paham topik halaman kamu.
      Contoh: “Panduan Lengkap Belajar SEO untuk Pemula” 
    2. Meta Description
      Ini deskripsi singkat yang muncul di hasil pencarian. Meski nggak langsung pengaruh ke ranking, tapi penting buat menarik orang biar klik websitemu. 
    3. URL yang SEO-Friendly
      Gunakan URL singkat, jelas, dan mengandung kata kunci.
      Contoh: www.namadomain.com/seo-on-page 
    4. Struktur Heading (H1, H2, H3)
      Gunakan heading untuk membagi konten jadi lebih rapi dan mudah dibaca, baik oleh manusia maupun mesin pencari. 
    5. Penggunaan Kata Kunci (Keyword Optimization)
      Tempatkan kata kunci secara natural di judul, paragraf awal, dan beberapa bagian konten tanpa spam. 
    6. Internal Linking
      Hubungkan antarhalaman di websitemu supaya pengunjung dan Google bisa menelusuri kontenmu dengan mudah. 
    7. Kecepatan Website dan Mobile Friendly
      Google lebih suka website yang cepat dan mudah dibuka di HP. Jadi pastikan websitemu nggak lemot, ya! 
    8. Optimasi Gambar (Alt Text)
      Jangan lupa kasih nama file dan deskripsi gambar yang sesuai dengan isi konten. 

    SEO On Page berfokus pada isi dan struktur website supaya lebih mudah dipahami oleh mesin pencari dan nyaman bagi pengunjung.

    SEO Off Page: Optimasi dari Luar Website

    Kalau SEO On Page itu kayak kamu beresin isi toko, SEO Off Page ibarat kamu promosiin toko kamu ke luar sana biar makin dikenal banyak orang.

    Fokus utama SEO Off Page adalah membangun reputasi dan kepercayaan website kamu di mata Google lewat aktivitas di luar website.

    Hal-Hal yang Termasuk SEO Off Page:

    1. Backlink Building
      Ini adalah tautan dari website lain yang mengarah ke websitemu. Semakin banyak backlink dari situs yang kredibel, semakin tinggi juga reputasi websitemu di mata Google. 
    2. Guest Posting
      Menulis artikel di website lain (yang relevan dengan niche kamu) sambil menyertakan link ke website kamu sendiri. 
    3. Social Media Marketing
      Membagikan konten website kamu di media sosial juga termasuk bagian dari SEO Off Page, karena bisa meningkatkan traffic dan awareness. 
    4. Brand Mention & Online Review
      Kalau websitemu sering disebut di media online atau punya review positif, Google akan menganggap situsmu kredibel dan layak ditampilkan di hasil atas. 

    SEO Off Page berfokus pada reputasi dan popularitas website kamu di dunia luar internet. Semakin banyak website lain yang “merekomendasikan” kamu, makin besar peluang websitemu naik peringkat di Google.

    Perbedaan Utama SEO On Page dan SEO Off Page

    Aspek SEO On Page SEO Off Page
    Fokus Optimasi di dalam website Optimasi di luar website
    Tujuan Membuat website mudah dipahami oleh Google dan pengunjung Meningkatkan otoritas dan popularitas website
    Kendali Bisa kamu kontrol sepenuhnya Tergantung faktor eksternal (website lain, media sosial, dsb)
    Contoh Title tag, meta description, internal link, kecepatan website Backlink, share di media sosial, brand mention


    SEO On Page adalah pondasi — tanpa struktur website yang rapi dan konten berkualitas, SEO Off Page nggak akan maksimal. Tapi, tanpa SEO Off Page, websitemu juga bisa kalah bersaing dengan kompetitor yang punya reputasi lebih kuat. Jadi, dua-duanya penting dan harus dijalankan seimbang.

    Dalam dunia digital marketing, SEO On Page dan SEO Off Page bukan cuma strategi teknis, tapi investasi jangka panjang untuk membangun visibilitas brand kamu. Dengan kombinasi yang tepat, website kamu bisa naik ke halaman pertama Google dan menjangkau lebih banyak audiens potensial.

    Kalau kamu pengin belajar SEO dari nol sampai bisa menerapkannya langsung ke website, yuk gabung di Karisma Academy! Di sini kamu bakal belajar strategi SEO On Page, Off Page, sampai cara riset kata kunci dan analisis performa website langsung dari mentor berpengalaman.

    Daftar sekarang di Karisma Academy dan mulai karier digitalmu hari ini!

     

  • 10 Cara Manipulasi Foto di Photoshop Agar Mendapatkan Hasil Terbaik

    Selama 20 tahun lebih Photoshop telah membuktikan dirinya berguna untuk banyak hal. Salah satu kemampuan terbaiknya ada dalam hal manipulasi foto. Manipulasi foto pada photoshop terdengar familiar dan seakan mudah, padahal manipulasi yang sukses tidaklah semudah kedengarannya.

    Jadi bagi anda yang baru belajar atau sudah berpengelaman tentang retouch foto, selalu ada ruang untuk belajar dan berkembang. Berikut ini adalah tips untuk memastikan bahwa kemampuan manipulasi mendapatkan hasil terbaik

    Manipulasi Foto Photoshop

    1. Hal Paling Penting adalah Resolusi

    Dalam pengerjaan sebuah gambar, piksel adalah bahan baku medium. Mereka seperti canvas yang siap untuk dibalut dengan warna-warna cat layaknya seniman. Setiap seniman akan mengatakan bahwa adalah kesalahan besar untuk berhemat dengan bahan baku.

    Manipuilasi foto tidak berbeda..

    Pixel cenderung diregangkan, terjepit, dan disalahgunakan. Semakin banyak piksel akan semakin mudah tugas dan semakin banyak hasilnya.

    Jadi berapa yang harus dibutuhkan…?

    Aturan praktis yang bagus adalah bekerja pada piksel 150-200% bidang yang akan dikerjakan, lalu atur ulang gambar ketika pekerjaan sudah selesai. Mengetahui media cetak sangat penting, Gambar yang dicetak akan membutuhkan resolusi 300dpi sementara layar monitor memiliki resolusi lebih rendah yaitu 72 dpi. Perbedaannya sangat besar dan akan berpengaruh pada hasil gambar setelah dicetak.

    Resiko tidak menggunakan gambar beresolusi cukup tinggi adalah hasil akhir pecah, dan tampak buram. Biasanya masalah ini terjadi karena stok gambar memiliki perbandingan resolusi yang jauh. pastikan gambar untuk manipulasi memiliki resolusi yang sama. Jika tidak, mulailah dengan gambar resolusi terendah, dan gabungkan gambar lain kedalamnya.

    belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    Dalam gambar ini seluruh pemandangan dibangun dengan delapan gambar yang berbeda, semua resolusi bagus sehingga hasil akhir tampak sangat mulus. Untuk mencari sumber gambar berkualitas tinggi tersedia di Pixabay dan freepik.

    2. Light and Shadow

    salah satu tugas terpenting agar tercipta komposisi foto yang bisa dipercaya adalah pencahayaan yang konsisten. Jika ada elemen gambar yang memiliki pencahayaan berbeda dan dan karena itu bayangan menjadi berbeda maka elemen itu tidak akan bisa sesuai dengan lingkungannya. Hal ini biasa dikenal dengan “Green screen effect”.

    belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    Cara terbaik untuk memastikan pencahayaan dan manipulasi foto anda tepat adalah melatih rasa dan mengetahui bagaimana bayangan dan pencahayaan berkerja didunia nyata.

    Masih belum jelas tentang pencahayaan anda ? Berikan sebuah perasaanpada gambar anda, gambar dibawah ini adalah contoh pencahaayan dramatis dengan menggunakan intensitas cahaya tinggi.

    Tip2-3

    source image

    3. Letakkan dalam perpektif

    Hal yang dapat menghasilkan manipulasi foto terlihat buruk adalah skala yang tidak tepat. Kadang ukuran memang sengaja dibuat-buat namun bila unsur-unsurnya tidak sesuai dengan skala, akan menciptakan perasaan aneh dan sulit diterima. Ketika itu terjadi akan menyebabkan ketidakpercayaan dan pemirsa secara naluriah menganggap gambar itu secara visual tidak dapat dipercaya.

    Metode untuk mengetahui skala gambar tepat adalah mengatur perspektif gambar. Kenali cakrawala dan titik lenyap, lalu pastikan elemen Anda sejajar.

    3. belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    4. Dodge and Burn

    Manipulasi foto yang baik tidak selalu foto harus terlihat realistis. Seringkali sebuah karya lebih berhasil bila tampil dengan gaya, warna-warna cerah ekstra, highlight super terang dan area bayangan yang dalam. Tampilan seperti ini sering memberi suasana menyenangkan dan fantasi pada manipulasi foto.

    4.belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    bagian utama dari pembuatan tampilan bergaya itu adalah dengan menggunakan teknik dodge and burn di tangan. Setiap artis manipulasi foto memiliki teknik yang disukai, namun yang populer adalah menggunakan lapisan yang dipenuhi abu abu 50% yang diatur ke mode Overlay . Warna abu-abu benar-benar tidak terlihat, namun tanda dari Dodge and Burn Tools akan terlihat.

    4-2.belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    5. Gunakan Realistics Tekstrur

    Menambahkan tekstur keprojek manipulasi foto adalah cara tepat menciptakan kedalaman detail seperti objek dunia nyata. Cara tercepat adalah menggunakan tekstur asli yang diciptakan dari kehidupan nyata.

    Gambar ini adalah penggunaan tekstur berkualitas tinggi yang memberikan hasil detail yang membuat permukaan pada foto yang dimanipulasi dapat dipercaya.

    5.belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    6. Gunakan Custom Brushes

    Sama seperti tekstur yang realistis, brush adalah cara terbaik menambahkan efek realistis kedalam gambar. Penggunaan brush photoshop sangat bagus. Tapi photoshop menyediakan brush terbatas untuk efek yang dilukis dengan tangan. Dari situlah efek dimainkan, seperti membuat karat atau goresan karena efek pelapukan pada logam. Brush dapat dibuat sendiri – atau lihat pada brusheezy

    6.belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    7. Gunakan Action

    Action merupakan fungsi dalam Photoshop yang dapat mempercepat alur kerja anda dengan mengotomatisasi tugas yang cenderung berulang dan menyita waktu.

    Action dapat digunakan untuk menciptakan efek yang sangat kompleks jauh lebih cepat daripada menciptakan efek itu secara manual. Dengan beberapa rekaman tentang operasi filter dan lapisan, action dapat melakukan efek pada saat-saat tertentu, menghemat waktu yang berharga untuk tugas lain yang memerlukan efek-efek lain.

    7. belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

     source image

    8. Pahami Transform dan Warp Option

    Manipulasi foto melibatkan berbagai elemen fotografi menjadi satu objek menarik yang berbeda. Ada beberapa cara untuk melakukannya di Photoshop, dan setiap teknik memiliki manfaat dan kekurangannya sendiri. Itulah mengapa penting untuk menguasai sebanyak mungkin teknik manipulasi sehingga Anda dapat menentukan fitur mana yang menjadi pilihan terbaik untuk setiap situasi.

    Mengubah bentuk dasar suatu elemen dapat dilakukan dengan transformasi dasar, warps custom, warps boneka, atau liquify.

    8. belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    9. Gunakan Tablet
    Apakah Anda masih menggunakan mouse dan trackpad untuk menggunakan Photoshop? Sudahkah anda mempertimbangkan perangkat input yang lebih baik? seperti tablet grafis?

    Ya, biasanya tablet ini digunakan untuk menggambar dan melukis digital, tapi juga sangat berguna untuk kerja manipulasi foto. Soalnya, setiap alat di Photoshop yang menggunakan mesin sikat (dodge, burn, clone stamp, painted masks, dll) juga reseptif terhadap input tekanan dari sebuah tablet grafis.

    mouse hanya memiliki dua tingkat tekanan, tombol ke bawah dan tombol ke atas, Itu saja, masukan biner sepenuhnya. Tablet grafis berkualitas baik memiliki 2.048 tingkat sensitivitas tekanan bahkan lebih.

    jika profesi anda memang advance dalam desain grafis tidak ada salahnya menggunakan perangkat berikut ini.

    9. belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    source image

    10. Terus Berinspirasi dan Tetap Berlatih

    Seperti apa pun yang layak dilakukan, manipulasi foto membutuhkan latihan dan dedikasi untuk membangun keterampilan superior. Salah satu cara terbaik untuk membuat diri Anda tertarik dan termotivasi adalah menyimpan folder Inspirasi dan mengumpulkan contoh manipulasi foto dan karya seni digital yang menginspirasi Anda.

    10. belajar manipulasi adobe photoshop, teknik manipulasi adobe photoshop

    souce image

    source : tutsplus

  • 5 Tips dan Trik Photoshop yang Jarang Diketahui Orang

    Sebagai aplikasi pengolah gambar yang paling populer, Photoshop memiliki banyak sekali fitur-fitur menarik yang bisa mempermudah pekerjaan para penggunanya. Beberapa tips dan trik Photoshop dibawah ini  merupakan cara yang jarang digunakan dan dapat membatu pekerjaan diphotoshop menjadi lebih mudah dan lebih efisien.

    1. Auto Select
    Auto-Select adalah fitur di Photoshop yang apabila diaktifkan, maka semua objek yang kamu klik akan otomatis terseleksi pada layer palette. Fitur ini juga dilengkapi oleh fitur Show-Transform Controls (ctrl + t) yang akan menandai objek terpilih dengan bentuk transform standar yang bisa digunakan untuk memperbesar/kecil, merotasi, atau memudahkan untuk menggeser objek . Kedua fitur tersebut dapat ditemukan pada control bar (dibagian atas) jika Selection tool (V) diaktifkan.

    tips dan trik adobe photoshop, belajar photoshop, fitur photoshop

    2. Mengaktifkan Seleksi dari Layer

    Untuk mengaktifkan seleksi dari layer tertentu, caranya Cukup tekan dan tahan Ctrl di keyboard kemudian klik pada thumbnail dari layer yang ingin diaktifkan seleksinya.

    tips dan trik adobe photoshop, belajar photoshop, fitur photoshop

    3. Menyimpan Styles

    Terkadang saat kita telah selesai membuat sekumpulan styles pada layer styles kita ingin menyimpan styles tersebut untuk dipakai pada layer-layer lain di dokumen yang berbeda. Untuk menyimpan styles caranya double-click pada layer yang stylenya ingin disimpan, pada jendela pengaturan layer styles klik New Styles, kemudian berikan nama untuk styles baru tersebut. Maka otomatis akan tersimpan dan dapat digunakan pada layer-layer yang lain. Untuk mengaktifkan atau menggunakan styles yang tersimpan, buka Window > Styles dan klik pada styles yang diinginkan.

    tips dan trik adobe photoshop, belajar photoshop, fitur photoshop

    4. Effect Copy
    Layer styles juga dapat diduplikasi / dicopy dengan mudah ke layer lainnya. Cara yang bisa digunakan dengan klik kanan pada layer yang style-nya ingin dicopy, lalu pilih Copy Layer Styles. Kemudian klik kanan pada layer dimana styles tersebut ingin diterapkan lalu pilih Paste Layer Styles.

    Cara lain bisa juga dengan tekan dan tahan tombol Alt, kemudian drag effect dari satu layer ke layer lain. Cara ini lebih cepat jika kita ingin mengcopy style hanya ke satu layer. Tapi jika ingin mengcopy styles ke banyak layer, gunakan cara yang pertama.

    tips dan trik adobe photoshop, belajar photoshop, fitur photoshop

    5. Merubah Seleksi Path menjadi Shape

    Adakalanya kita ingin menjadikan seleksi menjadi sebuah shape sehingga dapat mudah diedit, diperbesar, dsb.

    Untuk melakukannya, pertama load seleksi dari salah satu layer (seperti tips no.2) untuk dijadikan shape. Selagi seleksi aktif, buka tab path disebelah tab layer disebelah kanan, kemudian klik icon (make work path from selcetion) dibagian bawah, maka akan muncul path baru bernama Work Path. Klik path tersebut lalu pada menu bar diatas klik (Edit > Define Costum Shape), akan muncul jendela baru untuk memberi nama custom shape yang akan kita buat, berikan nama lalu klik ok.

    tips dan trik adobe photoshop, belajar photoshop, fitur photoshop

  • 17 Tren Desain Logo Bernilai Tinggi di Tahun 2017

    Walaupun terkesan remeh tapi tidak sedikit orang yang belum mengerti betapa pentingnya sebuah desain logo bagi identitas atau brand perusahaan. Bisa dikatakan logo adalah peranan utama yang menggambarkan karakteristik perusahaan. karena itulah terkadang perusahaan berani mengeluarkan dana yang besar hanya untuk membuat atau membeli sebuah logo.

    Berikut ini adalah trend desain logo yang masih sering digunakan dan bernilai tingi di tahun 2017.

    1. Flat Design
    Tidak terlalu bingung pada dimensi, motif, bayangan dan gradient. Representasi sederhana mampu menjadikan logo yang efektif dan bernilai tinggi.

    1. flat

    2. Handmade logo
    Handmade logo populer sejak tahun 2016 namun hingga pada tahun 2017 teknik ini masih sangat diminati. Mungkin disebabkan karena proses pembuatannya yang original buatan tangan dan terkesan lebih sulit dan unik. Logo ini sangat populer di kafe dan restoran.

    2. handmade

    3. Gradients
    Untuk memberikan citra, desainer menggunakan vibrasi dan kombinasi warna pada logo. Efek ini berguna untuk memberi kesan hidup pada logo yang terlalu diam, sangat berguna pada modifikasi flat dan warnamaterial.

    3

    4. Minimalism
    Clean logo, memiliki sedikit warna, dan menarik perhatian. Teknik ini efektif untuk menrubah logo tanpa merubah karakter dari logo sebelumnya. Teknik ini digunakan untuk menghapus elemen berlebihan dan sudah digunakan me-rebrand logo-logo perusahaan besar.

    4. minimalism

    5. Text Logos
    Ditahun 2017 desainer tetap bereksperimen dengan font dan visualisasi teks, seperti text stylization, menambah dan menguragi susunan, dan melakukan kombinasi dengan elemen lain.

    5. Text Logos

    6. Broken Letter
    Desainer kreatif mencoba bereksperimen dengan font letter, mereka melakukan patahan dan pemisah pada font huruf jenis lettet untuk menciptakan desain baru, hasilnya bisa anda lihat dibawah ini.

    6 letter 1

    6 letter 2

    6 letter 46 letter 3

    7. Line Art

    Line art menggunakan satu warna untuk memberikan kesimbangan kombinasi antara teks dan gambar.

    7. line art

    8. Black and White
    Bereksperimen dengan color palette adalah Teknik dasar dalam mendesain logo, tapi sekarang semakin banyak desainer logo yang sukses dengan hanya menggunakan warna hitam dan putih.

    8 black and white

    9. Overlapping Gradient
    Teknik ini dilakukan dengan membuat gradasi warna yang diulang, merupakan salah satu teknik umum yang sering digunakan perusahaan.

    9 overlaping gradien

    10. Geomethric Shape
    Simple geomatric pattern akan terus dan bertahan ditahun ini, untuk membuat stylish dan unique logo salah satunya adalah menggunakan teknik ini.

    10 geomatrik

    11. Framed Text
    Teknik ini merupakan cara yang digunakan untuk focused customer. Framed text memiliki seakan memiliki karakter yang bersifat kepastian atau bisa juga peringatan.

    11 framed text

    12. Negative Space
    Negative adalah teknik yang menggabungkan 2 bentuk atau 2 huruf dengan memanfaat ruang kosong dan mengubahnya menjadi bentuk tertentu. Teknik sudah trend sejak tahun 2015 dan tetap berlanjut sampai sekarang.

    12 negative

    1-12 via hubspot

    13. Vintage

    Logo vintage tidak bermain di modern melainkan pada tampilan klasik atau nostalgia. Logo vintage mampu memberikan rasa sehingga customer yang melihatnya seolah dibawah ke masa lalu .Karenanya logo vintage sering lebih mengungkapkan rasa kepada para customernya.
    Namun perlu diperhatikan bahwa logo ini tidak cocok untuk dipakai pada perusahan. Logo ini lebih cocok digunakan untuk kafe, restoran, clothing, merk produk dan semisalnya. Oleh karena itu pertimbangkan dulu sebelum memilih logo ini.

    13 vintage 111 vintage 2

    14. Low Polygon
    Low Polygon banyak digunakan dalam elemen logo ditahun 2015, meskipun saat ini jarang ditemukan desain baru menggunakan konsep ini, namun dengan tatanan yang sesuai dengan karakter perusahaan, logo jenis ini masih bernilai jual tinggi.

    14 low polygon 1

    14 low polygon 2

    15. Overlapping Technique
    Overlapping Tecnique adalah teknik mengabungkan dua elemen desain untuk menghasilkan satu logo yang utuh.

    15 overlaping 215 overlaping tehnik

    16. Bold Thin line Logo Design
    Bold Thin Line adalah teknik mengatur bagian tebal dan tipis dalam elemen atau tulisan. Hasilnya logo akan terlebih lebih elegan dan menawan.

    16 bold and thin 216 bold and thin

    17. Transparent Overlay
    Efek Transparan digunakan untuk menggabungkan beberapa ojek dan menghasilkan warna yang elegan.

    17 Transparent Overlay Logo 2

    13 – 17 via jagoandesain